Apple Intelligence di iPhone: Delapan Fitur AI yang Bisa Dipakai Sehari-hari

Apple Intelligence di iPhone: Delapan Fitur AI yang Bisa Dipakai Sehari-hari

Apple Intelligence menyatukan sejumlah fitur AI di iPhone, dari alat tulis hingga pencarian foto, tetapi hanya tersedia pada model dan wilayah tertentu.

Apple Intelligence termasuk fitur yang menarik perhatian pemakai iPhone dalam beberapa tahun terakhir. Bukan sekadar tambahan, teknologi kecerdasan buatan itu dihadirkan Apple ke berbagai aplikasi dan fungsi di iPhone untuk membantu aktivitas sehari-hari.

Secara sederhana, Apple Intelligence adalah sistem AI buatan Apple yang menyatu dengan sejumlah fitur di perangkat. Pemakainya dapat memanfaatkannya untuk berbagai keperluan, mulai dari membantu menulis dan merangkum informasi, membuat gambar serta emoji, sampai mencari informasi lewat kamera.

Perlu diketahui, tidak semua iPhone sanggup menjalankannya. Ketersediaannya juga bergantung pada versi sistem operasi, bahasa, dan wilayah pemakai. Dukungannya baru tersedia pada iPhone 15 Pro dan iPhone 15 Pro Max, ditambah seluruh model iPhone 16 ke atas.

Fitur pertama adalah Alat Tulis atau Writing Tools. Fitur ini membantu membetulkan tulisan, merangkum, dan menulis ulang teks dengan gaya atau nada lain. Alat Tulis dapat dipakai di berbagai tempat ketika mengetik, termasuk sejumlah aplikasi dan situs pihak ketiga yang kompatibel.

Ketika membuat surel atau menulis pesan yang terlalu panjang, pengguna dapat memanfaatkan fitur ini untuk merapikan atau meringkas tulisan. Fitur itu menjadi jalan pintas bagi pengguna yang sering menulis pesan, surel, catatan, atau dokumen melalui iPhone.

Fitur kedua adalah perangkuman notifikasi dan pesan. Ketika pemberitahuan menumpuk, Apple Intelligence dapat menyajikan intinya sehingga pemakai tidak perlu membuka satu per satu. Pada aplikasi Pesan, fitur ini juga bisa merangkum percakapan dan menyiapkan balasan cepat.

Fitur ketiga dan keempat bersifat kreatif, yaitu Genmoji dan Image Playground. Genmoji membuat pemakai dapat menyusun emoji dari deskripsi yang diberikan, sehingga tidak lagi terbatas pada pilihan emoji bawaan papan ketik. Image Playground dipakai untuk membuat gambar dari ide atau deskripsi tertentu.

Fitur kelima hadir di aplikasi Foto. Salah satu kemampuannya adalah menghapus objek yang dianggap mengganggu melalui fitur Bersihkan atau Clean Up. Misalnya ada benda di latar belakang foto yang membuat tampilan kurang rapi, pengguna dapat memilih bagian tersebut untuk dihapus, lalu sistem mengisi area kosong agar menyatu dengan foto.

Pencarian foto juga lebih mudah. Pemakai dapat memakai bahasa sehari-hari untuk menemukan foto atau video berdasarkan isi maupun momen di dalamnya, tanpa perlu mengingat tanggal atau nama album.

Fitur keenam adalah pencarian informasi lewat kamera. Pengguna dapat mengarahkan kamera ke objek atau tulisan untuk mendapatkan informasi terkait, sehingga kamera berfungsi bukan hanya untuk memotret, tetapi juga untuk memahami isi sekitar.

Fitur ketujuh berkaitan dengan pengelolaan perhatian. Notifikasi bisa diringkas dan diprioritaskan, sehingga pemberitahuan penting tidak tenggelam di antara puluhan pesan lain. Fitur ini berguna bagi pengguna yang menerima banyak pemberitahuan dari aplikasi berbeda setiap hari.

Fitur kedelapan adalah integrasi AI ke dalam sistem secara menyeluruh. Alih-alih berdiri sebagai aplikasi terpisah, kemampuan AI disisipkan ke berbagai bagian sistem, sehingga pengguna dapat memanggilnya dari dalam aplikasi yang sedang dipakai.

Sejumlah kemampuan diproses langsung di perangkat, sementara sebagian lain memerlukan server dengan jaminan perlindungan data. Pendekatan ini dipilih agar pemrosesan yang sensitif tetap berlangsung di perangkat, sedangkan tugas yang lebih berat dikerjakan di pusat data.

Kendala utama bagi pengguna di Indonesia adalah ketersediaan bahasa dan wilayah. Fitur AI sering kali dirilis bertahap menurut bahasa yang didukung, sehingga pengguna di suatu negara bisa memperoleh fitur tersebut lebih lambat dibanding negara lain.

Perbedaan dukungan perangkat juga perlu diperhatikan. Pengguna iPhone generasi lama tidak dapat mengakses fitur ini meski memperbarui sistem operasi, karena pemrosesan AI di perangkat membutuhkan kemampuan chip yang lebih tinggi.

Bagi yang ingin mencoba, langkah pertama adalah memastikan perangkat termasuk model yang didukung, lalu memperbarui sistem operasi ke versi terbaru dan memeriksa pengaturan bahasa serta wilayah. Setelah itu, fitur-fitur tersebut akan muncul di aplikasi yang mendukung.

Sumber: ANTARA, 15 September 2026.

Sejumlah kemampuan lain juga menyusul seiring pembaruan, termasuk integrasi dengan asisten suara yang kini bisa memahami konteks percakapan lebih panjang. Hal itu memungkinkan pengguna mengajukan pertanyaan lanjutan tanpa harus mengulang konteks dari awal.

Tidak ada komentar

Posting Komentar