EraAIdailyNews, 21 September 2026 — Wali Kota Moskow Sergei Sobyanin menyatakan Ukraina telah melancarkan serangan drone terbesar terhadap wilayah Moskow, menghantam kilang minyak utama kota itu dan sebuah bangunan tempat tinggal. Ia menyebut 450 drone yang mengarah ke ibu kota Rusia telah ditembak jatuh dalam apa yang disebutnya sebagai serangan paling masif.
Gubernur wilayah Moskow menyatakan sedikitnya dua orang tewas dan 20 orang lainnya luka-luka. Seorang perempuan berusia 44 tahun tewas di Sofyino pada Minggu setelah sebuah drone menghantam bangunan tempat tinggal berlantai tiga, sementara lima orang lain termasuk dua anak mengalami luka-luka. Seorang pria lanjut usia juga meninggal setelah rumahnya dihantam di distrik Orekhovo-Zuevo. Dua lokasi itu berada jauh dari pusat kota, menandakan jangkauan serangan tidak terbatas pada satu titik saja.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengonfirmasi Kyiv telah menghantam fasilitas minyak penting Rusia dan sebuah lokasi logistik di wilayah itu menggunakan drone dan rudal. Menurutnya, sasaran tersebut merepresentasikan miliaran dolar yang menopang mesin perang Rusia. Pejabat Ukraina menyatakan sembilan orang, termasuk tiga anak, tewas dalam serangan Rusia di wilayah Kyiv dan Sumy pada Sabtu, sehingga akhir pekan itu tercatat sebagai salah satu periode paling mematikan bagi kedua pihak.
Pejabat militer Ukraina menyatakan tiga unit penting di kilang minyak itu mengalami kerusakan. Lokasi tersebut memasok lebih dari sepertiga kebutuhan bahan bakar wilayah Moskow, dan sebagian bensin, solar, serta bahan bakar aviasi dari sana dikirim untuk keperluan militer Rusia. Menteri Pertahanan Ukraina menilai penyerangan fasilitas semacam itu secara langsung melemahkan kemampuan musuh melanjutkan perang agresi dan memasok formasi militernya.
Kilang minyak termasuk sasaran paling sensitif dalam perang modern. Selain memasok bahan bakar untuk kendaraan dan penerbangan sipil, fasilitas seperti itu menjadi titik awal rantai pasokan yang berakhir di kendaraan militer dan pesawat tempur. Kerusakan pada beberapa unit saja bisa memaksa pengalihan pasokan dari tempat lain, dan biaya perbaikannya tidak kecil. Karena alasan itulah kedua pihak menjadikan infrastruktur energi sebagai prioritas dalam beberapa pekan terakhir.
Sobyanin menyebut serangan besar tersebut sebagai upaya mengganggu pemilihan parlemen Rusia yang pada Minggu memasuki hari ketiga. Pemilihan itu dikendalikan ketat Kremlin dan dinilai pengkritik tidak bebas, adil, maupun transparan. Media negara Rusia melaporkan seorang pejabat penyelenggara pemilihan termasuk di antara dua orang yang tewas akibat serangan drone terhadap bus di wilayah Kherson yang dikuasai Moskow, merujuk keterangan kepala komisi pemilihan Rusia.
Dampaknya juga terasa di jalur penerbangan. Bandara terbesar Moskow, Sheremetyevo, memperingatkan adanya pembatasan sementara sepanjang malam, sedangkan di bandara Vnukovo seluruh kedatangan dan keberangkatan dihentikan. Pembatasan di kedua bandara dicabut pada Minggu pagi, tetapi masing-masing memperingatkan sebagian penerbangan masih dapat tertunda. Pembatasan semalam itu memaksa penumpang menyesuaikan rencana perjalanan mereka.
Video yang diverifikasi BBC di media sosial menunjukkan ledakan di langit malam di atas Moskow dan sebuah gudang yang terbakar. Sobyanin menyatakan sebuah drone menghantam bangunan di dekat salah satu bulevar ibu kota serta kilang minyak yang menjadi salah satu sasaran utama.
Serangan pada akhir pekan itu bukan peristiwa tunggal dalam rangkaian pertukaran serangan terbaru. Sebelumnya, seorang ibu beserta dua anak kecilnya tewas dalam serangan Rusia di kota Fastiv, Kyiv, pada Sabtu menurut kepala daerah Tymur Tkachenko. Ia kemudian menyatakan seorang anak yang terluka dalam serangan terpisah di Vyshhorod, utara Kyiv, juga meninggal di rumah sakit. Di wilayah Sumy, empat orang tewas ketika drone Rusia menghantam mobil yang mereka tumpangi, menurut pejabat lokal Oleh Hryhorov.
Zelensky juga menyatakan Rusia menyerang sebuah biara di wilayah Kherson pada Sabtu dan menewaskan satu anggota klerus serta melukai empat orang lainnya. Rusia dan Ukraina belakangan ini meningkatkan serangan dengan menyasar fasilitas pembangkit energi, sarana transportasi, serta pusat logistik utama.
Pertukaran serangan yang terus meningkat juga membuat warga sipil menanggung beban paling berat. Serangan pada malam hari memaksa orang berlindung, memadamkan listrik, dan menghentikan perjalanan. Di sisi lain, setiap serangan besar biasanya dibalas, sehingga pola saling membalas ini sulit diputus tanpa kesepakatan yang benar-benar ditegakkan di lapangan.
Rusia dan Ukraina terus menghantam sasaran infrastruktur energi dalam sepekan terakhir, meskipun Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim di media sosial bahwa kedua pihak sepakat tidak melakukannya. Trump menandatangani rancangan undang-undang sanksi pada Jumat yang menyasar ekonomi Rusia dengan menerapkan tarif bagi pembeli terbesar minyak dan gasnya, termasuk Tiongkok dan India. Aturan itu memberi presiden Amerika Serikat kewenangan menjatuhkan tarif hingga 100 persen kepada pembeli utama energi Rusia.
Perang ini sendiri dimulai ketika Presiden Rusia Vladimir Putin melancarkan invasi skala penuh ke Ukraina pada Februari 2022. Sejak itu, serangan udara dan drone menjadi bagian tetap dari kehidupan sehari-hari di kedua negara, dan serangan akhir pekan ini menambah daftar panjang malam-malam panjang yang harus dilewati warga di garis depan maupun di kota-kota besar.
Sumber: BBC World, September 2026.
Tidak ada komentar
Posting Komentar