Eks Kontestan American Idol Caleb Flynn Diadili atas Kematian Istrinya di Ohio

Eks Kontestan American Idol Caleb Flynn Diadili atas Kematian Istrinya di Ohio

Caleb Flynn, mantan kontestan American Idol, menjalani persidangan di Miami County, Ohio, atas tuduhan menembak mati istrinya, Ashley Flynn, pada Februari 2026 lalu merekayasa lokasi kejadian.

Persidangan kasus pembunuhan yang menyeret nama mantan kontestan American Idol, Caleb Flynn, resmi bergulir di Miami County, Ohio, Amerika Serikat. Pria berusia 40 tahun itu didakwa menembak mati istrinya, Ashley Flynn, yang berumur 37 tahun, di rumah keluarga mereka di Tipp City pada 16 Februari 2026.

Jaksa menuduh Flynn melepaskan tembakan ke arah kepala korban dengan pistol 9 milimeter, lalu menata ulang tempat kejadian supaya tampak seperti perampokan oleh orang tak dikenal. Saat peristiwa berlangsung, dua anak pasangan itu disebut sedang tidur di kamar yang berdekatan.

Menurut dokumen pengadilan, Flynn sendiri menghubungi nomor darurat 911 sekitar pukul 02.30 dini hari dan melaporkan bahwa seseorang menyusup ke rumah mereka dan menembak istrinya. Dalam rekaman panggilan itu ia menyebut istrinya terkena dua tembakan di kepala dan menyatakan darah ada di mana-mana.

Kepada petugas, Flynn mengaku sedang tidur di ruang tamu karena batuk. Ia mengaku terbangun ketika mendengar salah satu anjing mereka bergerak dan sempat menyangka ada anak yang bangun dari tempat tidur. Ia lalu mengaku masuk ke kamar anak-anak dan terkejut mendengar suara tembakan.

Rekaman kamera badan polisi memperlihatkan petugas bergegas masuk ke rumah dengan senjata terhunus. Seorang petugas melaporkan ada perempuan dengan luka tembak di kepala di tempat tidurnya, selongsong peluru di lantai, serta suami dan anak-anak berada di lokasi. Petugas juga mencatat pintu menuju garasi dalam keadaan terbuka.

Flynn menyebut memiliki beberapa senjata di rumah, termasuk pistol yang disimpan di dalam truk. Selama sekitar satu jam petugas mengamankan lokasi, rekaman memperlihatkan Flynn menangis, menelepon kerabat, dan tampak muntah. Ketika ibu korban tiba, ia berlutut sambil menangis sebelum keduanya berpelukan di halaman.

Tiga hari setelah kejadian, Flynn diborgol dan dibawa ke Penjara Miami County. Ia ditahan sejak saat itu dengan jaminan yang ditetapkan sebesar 3,5 juta dolar Amerika Serikat. Dokumen dakwaan awal menyebut petugas semula terkelabui oleh upaya penataan tempat kejadian.

Kepada pengadilan, Flynn menyatakan tidak bersalah. Dakwaan yang dihadapinya mencakup pembunuhan berencana, pembunuhan, penyerangan berat, serta tiga tuduhan merusak barang bukti. Ia juga menghadapi dua tuduhan melakukan intimidasi terhadap pengacara, korban, atau saksi dalam perkara pidana.

Persidangan dibuka dengan pemilihan juri pada Kamis pekan lalu. Sebanyak 16 orang duduk sebagai panel, empat di antaranya disiapkan sebagai juri pengganti. Sidang diperkirakan berlangsung sekitar dua pekan, dan juri direncanakan meninjau langsung rumah keluarga Flynn.

Hakim Jeannine Pratt menolak permohonan pembela untuk memindahkan lokasi persidangan sekaligus menolak permintaan jaksa agar juri dikarantina. Kedua pihak beralasan tingginya perhatian publik pada perkara ini berpotensi memengaruhi kenetralan panel. Hakim menyatakan pengadilan akan menerapkan langkah tambahan untuk menjaga imparsialitas juri.

Pengacara pembela, Patrick Mulligan, menyatakan pihaknya menantikan jalannya persidangan dan menilai jaksa tidak akan mampu membuktikan dakwaan di luar keraguan yang wajar. Ia sebelumnya menilai otoritas terlalu cepat menyimpulkan dan menyebut risiko salah vonis meningkat ketika penyidik kehabisan petunjuk lalu menyorot pasangan yang masih hidup.

Jaksa menyatakan Flynn menjalin hubungan gelap dengan perempuan lain dan sempat mengirim pesan yang membahas niat membunuh istrinya. Tim pembela menyebut akan menampilkan rangkaian pesan itu sebagai bagian dari upaya membangun keraguan. Sejumlah barang bukti lain, termasuk rekaman panggilan darurat dan foto lokasi kejadian, turut ditampilkan di ruang sidang.

Pada sidang Selasa, ibu korban, Jill Smith, dihadirkan sebagai saksi. Ia menuturkan bahwa beberapa hari setelah penembakan, Flynn mengajak kedua putrinya berjalan-jalan. Sepulang dari situ, kedua anak itu tampak gelisah dan salah satunya takut menceritakan apa yang terjadi.

Smith mengaku menggandeng cucunya menghadap Flynn dan meminta pria itu menyuruh anaknya berkata jujur. Menurut kesaksiannya, Flynn menjawab bahwa anaknya memang harus mengatakan hal yang benar. Tim pembela memilih tidak melakukan pemeriksaan silang terhadap saksi tersebut.

Kepala Polisi Tipp City, Greg Adkins, membela jalannya penyelidikan. Ia menyebut proses yang dijalankan timnya berlangsung cermat dan menyatakan yakin hasil akhir persidangan akan mencerminkan ketelitian serta integritas kerja penyidik.

Kasus ini menyita perhatian publik Amerika Serikat karena latar belakang terdakwa. Sekitar 13 tahun lalu, Flynn tampil sebagai peserta kompetisi menyanyi American Idol musim ke-12 dan menyebut istrinya sebagai orang yang mendorongnya mengikuti audisi. Ia tidak bertahan lama dalam babak Hollywood pada ajang tersebut.

Ashley Flynn dikenal sebagai guru pengganti dan pelatih bola voli di sekolah menengah setempat. Komunitas Tipp City, kawasan pinggiran di utara Dayton, berkumpul untuk mengenang korban. Pita dan kutipan ayat menghiasi jalanan pusat kota, sementara sejumlah restoran lokal menyumbangkan sebagian pendapatan bagi keluarga korban.

Kerabat dan tetangga menyebut korban sebagai salah satu penopang komunitas. Sekitar sepekan setelah kejadian, keluarga memperingati hari ulang tahun korban yang ke-38 dengan meniup lilin kue cokelat bersama kedua putrinya dan melepaskan balon berisi pesan tulisan tangan ke udara.

Jika panel juri menyatakan Flynn bersalah atas dakwaan terberat, ia dapat dijatuhi hukuman penjara seumur hidup tanpa kemungkinan pembebasan bersyarat. Sidang berlanjut pekan ini di pengadilan Miami County.

Sumber: CNN, KOLD, Daily Mail, September 2026.

Tidak ada komentar

Posting Komentar