Nicole Polizzi alias Snooki mengumumkan dirinya bebas kanker serviks pada 19 September 2026 setelah menjalani kolposkopi, konisasi, dan histerektomi.
Nicole Polizzi, yang dikenal sebagai Snooki, mengumumkan dirinya bebas kanker pada 19 September 2026 melalui sebuah video di Instagram. Kabar itu datang setelah bintang acara realitas Jersey Shore tersebut mengungkapkan pada Februari 2026 bahwa ia didiagnosis kanker serviks stadium 1.
Dalam unggahannya, Polizzi menulis bahwa setelah menjalani kolposkopi, konisasi, dan histerektomi, dirinya dinyatakan bebas kanker. Kolposkopi adalah prosedur untuk memeriksa serviks, vagina, dan vulva dari tanda penyakit, sedangkan konisasi adalah tindakan pengangkatan jaringan abnormal dari serviks.
Perempuan berusia 38 tahun itu menyampaikan terima kasih kepada para dokter yang mendampinginya sepanjang proses pengobatan. Ia juga menyebut akan menjalani pemeriksaan Pap smear setiap tiga bulan untuk memastikan penyakit itu tidak muncul kembali.
Polizzi mendorong perempuan lain agar lebih waspada terhadap kesehatan mereka. Ia secara khusus mengingatkan pentingnya menjalani Pap smear dan tidak menunda jadwal pemeriksaan.
Ungkapan dukungan mengalir setelah pengumuman tersebut, termasuk dari rekan sesama pemeran Jersey Shore, Mike Sorrentino dan Sammi Giancola. Sejumlah pengguna media sosial yang juga pernah menjalani pengobatan kanker serviks menyampaikan kebahagiaan mereka.
Pada Juli 2026, Polizzi membagikan video yang merekam seluruh hari ketika ia menjalani operasi histerektomi. Ia mengaku merasa takut sebelum operasi. Dokter mengangkat rahim, serviks, dan sebagian vagina untuk memastikan seluruh jaringan bermasalah terangkat.
Kepada People dalam wawancara eksklusif pada 18 September, Polizzi mengatakan saat ini dirinya bebas kanker dan seluruh jaringan telah diangkat. Histerektomi dilaporkan dilakukan pada 31 Juli 2026.
Dalam unggahan di TikTok pada 11 September, ia mengingatkan bahwa pemulihan membutuhkan waktu beberapa bulan. Meski merasa lebih baik, ia berusaha tidak memaksakan diri.
Awal tahun ini, Polizzi menyampaikan melalui TikTok bahwa dokter menemukan sel kanker pada bagian atas serviks setelah kolposkopi dan biopsi. Pada Februari, ia mengungkapkan bahwa adenokarsinoma terdeteksi pada serviksnya setelah pemeriksaan Pap smear.
Kepada New York Post, Polizzi mengisahkan seorang penggemar yang mengaku diselamatkan oleh keterbukaannya. Penggemar itu akhirnya menjalani histerektomi yang selama tiga tahun ia tunda setelah membaca kisah Polizzi. Polizzi menyebut para perempuan yang menghubunginya sebagai hystersisters.
Menurut Polizzi, sejumlah perempuan mengaku tidak menjalani pemeriksaan ginekologi atau Pap smear selama sekitar sepuluh tahun. Setelah terinspirasi, mereka memeriksakan diri dan ada yang menemukan sel prakanker.
Ia beralasan memilih terbuka karena kanker serviks cenderung menjadi topik tabu. Penyakit ini sebagian besar disebabkan oleh human papillomavirus yang menyebar melalui kontak seksual. Ia mengaku mencari informasi di TikTok saat didiagnosis karena merasa sendirian.
Unggahan Polizzi tentang diagnosisnya mencatat hampir sembilan juta tayangan di TikTok. Kolom komentar dipenuhi cerita serupa dari perempuan lain yang menghadapi situasi yang sama.
Polizzi merupakan ibu tiga anak, Lorenzo, Giovanna, dan Angelo. Perempuan kelahiran Cile yang diadopsi pasangan dari Marlboro, New York, pada usia enam bulan itu menyebut masalah kesehatannya sempat menunda reuni melalui Zoom dengan ibu kandungnya.
Acara Jersey Shore: Family Vacation menayangkan episode terakhirnya pada 3 September 2026. Polizzi menyebut para pemerannya masih berkomunikasi setiap hari. Ia juga dijadwalkan menjadi tuan rumah acara ke-100 lembaga nirlaba F Cancer pada 23 September di Academy Nightclub, Los Angeles.
Cerita itu tidak berhenti pada pengumuman dirinya sendiri. Seorang penggemar mengaku terdorong menjalani operasi pengangkatan rahim yang selama tiga tahun ia tunda setelah membaca pengalaman Polizzi. Penggemar itu mengatakan bahwa keterbukaan Polizzi membuatnya berani menghadapi rangkaian prosedur medis yang sebelumnya ia hindari.
Polizzi menyebut para perempuan yang senasib dengannya sebagai sesama anggota satu klub khusus. Ia mengaku banyak perempuan menulis bahwa mereka sudah sekitar sepuluh tahun tidak memeriksakan diri ke dokter kandungan untuk menjalani pap smear, lalu baru menyadari ada sel prakanker saat akhirnya memeriksakan diri.
Pada 23 September 2026, Polizzi dijadwalkan menjadi tuan rumah acara ke-100 sebuah lembaga nirlaba yang bergerak di bidang kanker di Academy Nightclub, Los Angeles. Ia menegaskan tujuannya bukan mengklaim telah menyelamatkan nyawa orang lain, melainkan mengedukasi dan mendorong perempuan agar tidak menunda pemeriksaan, karena ia sendiri sempat mengabaikannya dan merasakan akibatnya.
Sumber: TODAY, New York Post, dan Fox 9.
Tidak ada komentar
Posting Komentar