Aksi balap MotoGP di Sirkuit Pertamina Mandalika

Dua poin. Hanya dua poin yang memisahkan Jorge Martin dan Marc Marquez di puncak klasemen MotoGP 2026 saat rombongan sirkus balap motor dunia mendarat di Lombok. Mulai Jumat (9/10/2026), Sirkuit Pertamina Mandalika menjadi arena penentuan: siapa yang keluar dari akhir pekan ini sebagai pemimpin klasemen menuju lima seri tersisa.

Foto: Andika Wahyu/Portal Informasi Indonesia, domain publik, via Wikimedia Commons

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 adalah seri ke-17 dari 22 putaran Kejuaraan Dunia MotoGP musim ini. Martin datang dengan 333 poin bersama Aprilia Racing, sementara Marquez membuntuti dengan 331 poin bersama Ducati Lenovo Team. Selisih setipis itu berarti satu kesalahan kecil di Mandalika bisa membalikkan pucuk klasemen — dan keduanya tahu itu.

Marquez tiba di Lombok dengan modal kepercayaan diri setinggi langit. Sepekan sebelumnya di Motegi, Jepang, ia tampil nyaris sempurna: memenangi sprint race lalu memenangi balapan utama setelah menyalip Martin di Tikungan 9 pada lap ke-11. Martin finis kedua dengan selisih 1,363 detik, Marco Bezzecchi ketiga. Total 37 poin disapu Marquez dalam satu akhir pekan, dan jarak yang tadinya lebar kini tinggal dua angka.

Kutukan Mandalika Menghantui Marquez

Ada satu statistik yang membuat kubu Ducati tidak bisa tidur nyenyak: sejak MotoGP digelar di Mandalika, Marc Marquez belum pernah sekalipun finis di balapan utama sirkuit ini. Lintasan sepanjang 4,3 kilometer dengan 17 tikungan — 11 ke kanan, 6 ke kiri — yang mengantongi homologasi Grade A dari FIM itu seolah punya dendam pribadi padanya.

Martin justru punya alasan untuk tenang. Konsistensinya musim ini luar biasa: 8 kali podium mengantarnya ke puncak klasemen. Tugasnya di Mandalika sederhana di atas kertas — finis di depan Marquez, atau setidaknya tidak kehilangan poin. Namun tekanan sebagai pemimpin klasemen dengan selisih dua poin adalah tekanan yang berbeda: setiap lap terasa seperti final.

Di belakang dua raksasa itu, Bezzecchi mengintai di posisi ketiga dengan 284 poin, terpaut 49 angka dari Martin. Secara matematis ia masih hidup, tetapi butuh keajaiban — atau bencana ganda di depan — untuk kembali ke perebutan gelar. Pedro Acosta (243 poin) dan Ai Ogura melengkapi lima besar.

Jadwal Lengkap Akhir Pekan

Rangkaian balap dibuka Jumat (9/10) dengan sesi latihan bebas. Kelas Moto3 membuka FP1 pukul 08.00 WIB, disusul Moto2 pukul 08.50 WIB, dan kelas utama MotoGP pukul 09.45 WIB. Sesi practice sore dimulai pukul 12.15 WIB untuk Moto3, 13.05 WIB untuk Moto2, dan 14.00 WIB untuk MotoGP.

Sabtu (10/10) adalah hari penentuan posisi start: FP2 pagi hari, kualifikasi Q1 dan Q2, lalu Tissot Sprint sepanjang 13 lap pada pukul 14.00 WIB. Sprint kini bukan sekadar pemanasan — dengan poin penuh diperebutkan, Sabtu sore bisa mengubah peta klasemen sebelum balapan utama.

Puncaknya Minggu (11/10) pukul 14.00 WIB: Grand Prix Indonesia sejauh 27 lap. Setelah Mandalika, kejuaraan berlanjut ke lima seri tersisa — Australia, Malaysia, Qatar, Portugal, dan Valencia — sebelum mahkota juara dunia disematkan.

Dua Garuda di Kelas Bawah

Sorotan tuan rumah tidak hanya tertuju pada duel Martin-Marquez. Dua pembalap Indonesia turun di kelas pendukung: Mario Suryo Aji berlaga di Moto2, sementara Veda Pratama bertarung di Moto3. Keduanya balapan di depan publik sendiri, dengan puluhan ribu penonton yang diprediksi memadati tribun Mandalika.

Kehadiran Veda dan Mario memberi dimensi emosional bagi akhir pekan ini. Di tengah duel dua pembalap Spanyol untuk gelar dunia, Indonesia punya jagoannya sendiri yang berjuang menembus papan atas kelas masing-masing. Dukungan publik tuan rumah kerap menjadi bahan bakar tambahan — dan di Mandalika, bahan bakar itu melimpah.

Angka kunci MotoGP Mandalika 2026:

  • 2 — selisih poin Martin (333) dan Marquez (331) di puncak klasemen
  • 37 — poin maksimal yang disapu Marquez di Motegi sepekan sebelumnya
  • 27 — jumlah lap balapan utama Minggu, 11 Oktober pukul 14.00 WIB
  • 13 — jumlah lap Sprint Race Sabtu sore
  • 4,3 km — panjang Sirkuit Mandalika dengan 17 tikungan
  • 0 — kali Marquez finis di balapan utama Mandalika sepanjang kariernya

Baca juga