Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, saat Asian Games 2018

Senin malam ini, 5 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB, Stadion Utama Gelora Bung Karno menjadi saksi partai puncak FIFA ASEAN Cup 2026: Indonesia melawan Thailand. Lebih dari 55 ribu tiket sudah ludes — dan satu negara menahan napas.

Foto: Gunawan Kartapranata, CC BY-SA 3.0, via Wikimedia Commons

Ini adalah final edisi perdana turnamen ini, dan Indonesia sampai ke sini dengan cara yang dramatis. Skuad Garuda menjuarai Grup A dengan tujuh poin — sama dengan Malaysia, namun unggul produktivitas gol setelah mencetak 11 gol berbanding sembilan milik Harimau Malaya.

Jalan Garuda ke Final

Perjalanan Indonesia di SUGBK — yang menjadi kandang sepanjang fase grup — dibuka dengan kemenangan 2-0 atas Singapura pada 25 September lewat gol Ragnar Oratmangoen dan Ole Romeny. Laga kedua melawan Malaysia pada 28 September berakhir 0-0, meski Garuda harus bermain dengan 10 orang setelah Thom Haye dikartu merah.

Penentunya datang pada 1 Oktober: pesta 9-2 atas Bangladesh. Mitchell Baker menjadi bintang malam itu dengan lima gol, dilengkapi sumbangan Rizky Ridho, Justin Hubner, Luke Vickery, dan Kevin Diks. Pelatih John Herdman tak bisa menyembunyikan kekagumannya.

"Namun ini adalah pertandingan paling gila yang pernah saya ikuti. Saya belum pernah terlibat dalam pertandingan seperti itu di mana saya melihat sekelompok pria sebegitu berkomitmennya pada satu tujuan untuk meloloskan tim ke final," kata Herdman. "Dan saya pernah terlibat dalam beberapa tim yang sangat bagus, tim yang menarik, tetapi malam ini sangat istimewa."

Menatap final, Herdman menekankan satu hal: pemulihan. "Jadi, langkah selanjutnya: pemulihan, segarkan kembali pikiran, dan bertarung lagi," ujarnya.

Thailand: Mesin yang Belum Tersentuh

Lawan yang menunggu bukan sembarang tim. Thailand melaju ke final sebagai juara Grup B dengan catatan nyaris sempurna: menang 4-0 atas Pakistan, lalu menundukkan Vietnam 2-0. Dua laga, dua kemenangan, tanpa kebobolan — mesin yang berjalan presisi.

Rekor pertemuan kedua negara di level Asia Tenggara selalu panas, dan final malam ini adalah bab terbarunya. Indonesia punya keunggulan tuan rumah dan momentum gol; Thailand punya ketenangan dan pertahanan yang belum jebol. Pertarungan klasik antara daya ledak dan disiplin.

Tiket, Siaran, dan Perang Melawan Calo

Antusiasme suporter sudah terlihat dari angka penjualan tiket. Hingga Jumat, 3 Oktober pukul 14.00 WIB, lebih dari 55.000 tiket telah terjual — SUGBK praktis dipastikan memerah. Harga tiket berkisar Rp250 ribu (Upper Garuda) hingga Rp1 juta (Premium West/East), dengan kategori Garuda South/North Rp500 ribu dan West/East Rp750 ribu.

PSSI mengimbau suporter membeli hanya melalui kanal resmi KitaGaruda.id dan memastikan memiliki Garuda ID — peringatan keras terhadap tiket palsu, harga mark-up, dan penipuan calo yang selalu muncul di laga besar.

Bagi yang tidak kebagian tiket, laga disiarkan langsung di SCTV dan Indosiar, dengan live streaming di Vidio dan YouTube RANS Entertainment. Sebelum final pukul 20.00 WIB, SUGBK lebih dulu menggelar perebutan tempat ketiga antara Malaysia dan Vietnam pada pukul 16.00 WIB.

Angka kunci:

  • 20.00 WIB — kick-off final Indonesia vs Thailand, Senin 5 Oktober 2026, SUGBK
  • 9-2 — kemenangan Indonesia atas Bangladesh yang mengantar ke final, dengan 5 gol Mitchell Baker
  • 55.000+ — tiket terjual hingga 3 Oktober, SUGBK dipastikan penuh
  • Rp250 ribu–Rp1 juta — kisaran harga tiket resmi via KitaGaruda.id