USDA Tarik 167 Ribu Pon Daging Mentah karena Tanpa Inspeksi Federal

USDA Tarik 167 Ribu Pon Daging Mentah karena Tanpa Inspeksi Federal

Star Meat Delivery Inc. menarik sekitar 167.639 pon daging sapi, babi, dan kambing mentah yang dijual nasional dengan label inspeksi USDA palsu, dan menetapkannya sebagai penarikan tingkat tertinggi.

Dinas Keamanan dan Inspeksi Pangan Amerika Serikat atau FSIS mengumumkan penarikan sekitar 167.639 pon daging mentah yang sudah tersebar di seluruh negeri. Jumlah itu setara lebih dari 80 ton daging sapi, babi, dan kambing yang diproduksi tanpa melewati inspeksi federal, sehingga tidak pernah diperiksa sesuai prosedur yang diwajibkan bagi produk hewan yang dijual ke publik.

Perusahaan asal Carolina Utara, Star Meat Delivery Inc., memulai penarikan tersebut setelah pengawasan rutin FSIS menemukan label inspeksi yang dipalsukan pada kemasan produknya. Daging itu diolah tanpa pengawasan resmi, tetapi kardusnya mencantumkan tanda inspeksi USDA yang tidak sah sehingga tampak seolah telah lolos pemeriksaan.

Menurut FSIS, setiap daging dengan nomor perusahaan palsu EST. 1363 harus dianggap tidak aman untuk dimakan. Nomor tersebut tidak memiliki pemberian izin inspeksi federal, artinya produk yang memakainya tidak pernah melewati pemeriksaan kebersihan, suhu, maupun kandungan bahan yang menjadi standar wajib bagi daging yang beredar di pasar Amerika Serikat.

Penarikan ini masuk kategori Class I, tingkat paling serius dalam klasifikasi FSIS. Kategori itu dipakai ketika terdapat kemungkinan yang wajar bahwa mengonsumsi produk tersebut dapat menimbulkan dampak kesehatan serius atau menyebabkan kematian. Penetapan Class I membuat peredaran produk harus dihentikan dan ditarik dari semua saluran penjualan.

Produk yang ditarik mencakup berbagai potongan daging sapi, babi, dan kambing mentah yang dikemas vakum lalu dimasukkan ke dalam kardus. Daftar produk meliputi potongan iga sapi, brisket, oxtail, daging babi giling, chorizo babi, potongan kaki babi, daging babi boston, hingga campuran daging untuk sup tradisional.

Menurut keterangan FSIS, produk tersebut diproduksi pada berbagai tanggal sebelum 22 September 2026 dan mencakup daging segar maupun beku. Semua kemasan diberi label A&D Foods dengan berbagai ukuran berat, umumnya 10 hingga 30 pon per kardus, sehingga produk lebih banyak beredar melalui saluran grosir, restoran, dan pengecer daripada penjualan eceran langsung ke rumah tangga.

Barang-barang itu dikirim ke A&D Foods, sebuah distributor di Georgia, sebelum diedarkan ke pengecer dan restoran di seluruh Amerika Serikat. FSIS mengingatkan kemasan yang diterima konsumen bisa saja tidak memuat label yang sama karena toko menempelkan stiker harga atau label sendiri di atas kemasan aslinya.

Hingga pengumuman itu, belum ada laporan penyakit atau cedera yang dikonfirmasi berkaitan dengan penarikan ini. Meski demikian, FSIS menyatakan pangan yang diproduksi tanpa inspeksi federal berpotensi mengandung alergen yang tidak dicantumkan, bakteri berbahaya, atau pencemar lain yang membahayakan kesehatan konsumen.

Otoritas mengkhawatirkan sebagian produk yang ditarik masih tersimpan di lemari pendingin atau lemari pembeku milik konsumen, pengecer, dan restoran. Konsumen diminta tidak mengonsumsi daging tersebut, sementara pengecer dan restoran diminta tidak menjual atau menyajikannya kepada pelanggan.

Daging yang termasuk dalam daftar penarikan sebaiknya dibuang atau dikembalikan ke tempat pembelian semula. FSIS juga mengarahkan masyarakat untuk memeriksa kemasan yang tersimpan di rumah dan memastikan nomor perusahaan yang tercantum bukan EST. 1363. Foto kemasan A&D yang terdampak tersedia di situs resmi FSIS sebagai rujukan.

Perusahaan menyediakan saluran pertanyaan bagi konsumen yang ingin memastikan status produk yang mereka beli. FSIS meminta setiap pertanyaan terkait penarikan ini diarahkan ke kantor media Star Meat Delivery Inc. yang dipimpin Jennifer Joyner, dengan nomor kontak yang dicantumkan dalam pengumuman resmi.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa label inspeksi pada kemasan daging bukan sekadar kelengkapan administrasi. Sistem inspeksi federal dibangun untuk memastikan produk hewan yang beredar bebas dari kontaminasi dan bahan yang tidak dinyatakan pada label, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, orang lanjut usia, dan penderita penyakit kronis yang daya tahan tubuhnya lebih rendah.

Penarikan produk pangan skala nasional di Amerika Serikat biasanya diikuti pemeriksaan menyeluruh terhadap rantai distribusi. Penyidik menelusuri kapan produk diproduksi, ke mana saja dikirim, dan siapa saja yang menerima kiriman, supaya peredaran sisa produk bisa dihentikan. Perusahaan juga diminta menyusun rencana penarikan yang mencakup pemberitahuan kepada pembeli langsung.

Bagi konsumen, tanda paling mudah dikenali adalah nomor perusahaan pada label kemasan. Selain itu, produk yang dicurigai sebaiknya disimpan terpisah dari bahan pangan lain dan tidak diberikan kepada hewan peliharaan. Bukti pembelian seperti struk berguna bila pembeli ingin mengajukan pengembalian dana kepada penjual.

Sumber: Allrecipes, USA Today, WLWT, September 2026.

Tidak ada komentar

Posting Komentar