EraAIdailyNews, 21 September 2026 — Solana kembali mempercepat jam internal jaringannya dengan memangkas target waktu slot dari 300 milidetik menjadi 250 milidetik. Perubahan itu membuat produksi blok menjadi hampir 17 persen lebih cepat dan menjadi pemangkasan kecepatan ketiga sejak Agustus.
Secara teknis, slot adalah jendela waktu singkat yang diberikan kepada satu validator, yaitu komputer yang ikut menjalankan jaringan dan menerima pembayaran atas perannya. Pada giliran itu, validator menyusun serta mempublikasikan blok, yakni sekumpulan transaksi yang sudah terkonfirmasi. Dengan demikian, slot berfungsi seperti irama dasar yang menentukan seberapa sering jaringan mendapat kesempatan baru untuk mencatat transaksi.
Pemangkasan dari 300 milidetik menjadi 250 milidetik berarti setiap kesempatan tersebut berlangsung lebih pendek. Jika dianalogikan dengan antrean yang dibagi menjadi paket-paket kecil, Solana tidak memperbesar ukuran paket; jaringan hanya membuat paket itu datang lebih sering. Akibatnya, detak rantai bergerak lebih cepat tanpa otomatis menambah jumlah pekerjaan yang dapat ditampung.
Inilah alasan perubahan tersebut tidak boleh dibaca sebagai peningkatan kapasitas transaksi. Komputasi dan data yang diizinkan dalam setiap slot ikut berkurang, kira-kira sebanding dengan pemendekan waktunya. Beban keseluruhan dapat diproses dalam potongan yang lebih kecil dan lebih sering, tetapi angka 17 persen merujuk pada kecepatan kedatangan blok, bukan jaminan 17 persen lebih banyak transaksi.
Manfaat paling nyata justru terletak pada kesegaran data. Aplikasi yang bergantung pada informasi terbaru membutuhkan jeda sekecil mungkin antara terjadinya perubahan di luar blockchain dan saat informasi itu tersedia bagi kontrak atau layanan di jaringan. Selisih ratusan milidetik mungkin terasa sangat singkat bagi manusia, tetapi dapat berarti cukup panjang bagi sistem yang mengambil keputusan secara algoritmik.
Contohnya adalah oracle, layanan yang memasukkan harga dunia nyata ke blockchain, serta automated market maker atau pembuat pasar otomatis. Kode tersebut menjalankan sebagian besar perdagangan kripto dengan menetapkan harga aset secara algoritmik, bukan dengan mempertemukan pembeli dan penjual secara langsung. Bila umpan harga sudah kedaluwarsa, transaksi dapat dieksekusi pada angka yang tidak lagi sesuai.
Solana juga mempertahankan pola pergantian pemimpin dalam kelompok empat slot. Validator yang mendapat peran pemimpin memiliki hak sementara untuk membangun blok selama empat slot berturut-turut, sebelum hak itu diserahkan kepada validator lain. Pada durasi baru, empat slot itu hanya berlangsung satu detik, turun dari 1,2 detik ketika satu slot masih 300 milidetik.
Perubahan ini merupakan tahap ketiga dari empat tahap yang direncanakan dalam proposal SIMD-0525. Proposal tersebut menjadi mekanisme Solana untuk mengusulkan dan menyetujui perubahan jaringan. Dalam urutan bertahap tersebut, waktu slot diturunkan dari 400 milidetik saat genesis, menjadi 350 pada Agustus, lalu 300, dan kini 250.
Tahap terakhir menuju 200 milidetik belum mendapat tanggal aktivasi di jaringan utama. Pelaksanaannya pun tidak otomatis; tahap itu hanya akan dilanjutkan jika tingkat blok terlewat tetap terkendali. Ukuran ini menunjukkan seberapa sering validator gagal menjalankan gilirannya, sehingga menjadi parameter penting untuk menilai apakah ritme yang lebih cepat masih dapat diikuti.
Ada efek lanjutan bagi siapa pun yang mengikuti pembukuan internal Solana. Epoch, atau periode akuntansi internal jaringan, ditetapkan pada 432.000 slot tanpa memandang berapa lama masing-masing slot berlangsung. Karena jumlah slotnya tetap, pemendekan durasi membuat rangkaian 432.000 slot itu selesai lebih cepat.
Dampaknya, perkiraan durasi epoch turun dari sekitar 36 jam menjadi sekitar 30 jam. Imbalan staking dan jadwal validator berjalan berdasarkan epoch, sehingga siklus yang berkaitan dengan pembukuan dan pembagian peran ikut bergeser lebih awal. Ini bukan perubahan pada jumlah slot, melainkan konsekuensi waktu dari slot yang lebih pendek.
Dalam bahasa yang lebih sederhana, Solana mengubah tempo, bukan ukuran panggung. Jaringan tetap bekerja dengan rangkaian slot dan validator yang telah ada, tetapi setiap unit waktu kini membawa porsi komputasi serta data yang lebih kecil. Hasilnya, blok dapat muncul lebih rapat di sepanjang garis waktu jaringan.
Perubahan semacam ini relevan bagi aplikasi keuangan terdesentralisasi yang sensitif terhadap waktu, terutama ketika keputusan bergantung pada harga atau kondisi yang baru diperbarui. Konfirmasi yang lebih sering memberi kesempatan informasi terbaru masuk ke alur transaksi, meskipun besaran kapasitas pemrosesan secara keseluruhan tidak ikut naik.
Namun, kecepatan target tidak selalu sama dengan pengalaman setiap transaksi secara individual. Faktor lain tetap dapat memengaruhi bagaimana suatu transaksi masuk dan diproses dalam jaringan. Karena itu, angka hampir 17 persen sebaiknya dipahami sebagai perubahan pada ritme produksi blok, bukan janji bahwa semua aktivitas pengguna akan selesai 17 persen lebih cepat.
Secara keseluruhan, pembaruan ini memperlihatkan fokus Solana pada kesegaran informasi dan pengurangan jeda antarblok. Jaringan tidak berusaha mengejar kapasitas tambahan melalui langkah ini; ia membuat unit pemrosesan yang sama datang lebih cepat, dengan tahap berikutnya masih menunggu kondisi tingkat blok terlewat.
Sumber: Decrypt / Jose Antonio Lanz, September 2026.
Tidak ada komentar
Posting Komentar